Gelar Pertama Mauricio Pochettino Bersama Paris Saint-Germain

Gelar Pertama Mauricio Pochettino Bersama Paris Saint-Germain

Berita bola, Di akhir pertandingan yang seimbang, Paris Saint-Germain keluar sebagai juara Piala Super Prancis setelah mengalahkan Olympique Marseille dengan skor 2-1 dini hari tadi. Berhasil mencetak gol menjelang akhir pertandingan, membuat OM harus pupus harapan. Parisians mengangkat Trofi Piala Super Prancis, dan ini adalah gelar pertama Mauricio Pochettino bersama Paris Saint-Germain. Empat bulan setelah badai PSG-OM di liga, klub ibu kota mengalahkan saingan besarnya dengan skor tipis 2-1 dini hari tadi dalam ajang Piala Super Prancis.

Mauro Icardi menjadi Man of The Match

Tidak seperti pertandingan terakhir di Parc des Princes, ketegangan tidak begitu terasa di lapangan antara kedua rival dan sepak bola telah melanjutkan haknya. Jika butuh dua intervensi bagus dari Alvaro di kaki Icardi dan Mbappé di awal pertandingan, OM sebenarnya tidak terancam punah dan memberikan perlawanan yang bagus dalam waktu setengah jam yang seimbang dan tanpa peluang gol. Sudah dua kali Paris masih mengira mereka telah menemukan kesalahan. Namun gol Icardi dan Mbappé secara logis ditolak karena posisi offside.

Baca juga : Neymar Siap Menghadapi Marseille di Final Piala Super Prancis

Setelah setengah jam bermain, Paris Saint-German berangsur-angsur unggul di bagian ini dan tekanan meningkat di depan gawang Mandanda. Marseille lebih kesulitan keluar dari setengah lapangan mereka dan akhirnya kebobolan enam menit sebelum jeda. Icardi memanfaatkan bola bagus dari Di Maria untuk memcahkan kebuntuan di menit ke-39. Kali ini, gol itu divalidasi! Pemain Argentina itu nyaris turun minum sebelum turun minum dengan tendangan yang membentur mistar gawang Mandanda. Mauro Icardi menjadi Man of The Match pada pertandingan tersebut.

Olympique Marseille memperkecil ketertinggalan melalui Payet

Olympique Marseille kembali di babak kedua tanpa Mandanda, karena cedera dan digantikan oleh Pelé saat jeda, tapi dengan niat baik. Seperti seorang Thauvin dalam segala hal yang benar. Pemain sayap Olympian diilustrasikan secara khusus dengan jarak 60 meter di sisi kanan diakhiri dengan tendangan yang mentahkan oleh Navas! Marseille tidak melepaskannya di bagian ini dan penjaga gawang Paris itu kemudian harus melatih pemulihan Caleta-Car di pintu masuk ke permukaan.

Menit demi menit berlalu dan Paris memberi kesan mengelola keunggulan singkat mereka dalam skor. Sementara Olympique Marseille terus mempercayainya dan memperoleh peluang besar dari blok yang dikelola dengan baik. Tapi anak buah André Villas-Boas masih kurang akurat dalam gerakan terakhir untuk berhasil membuat Navas khawatir. Terakhir, PSG melakukan break di penghujung laga melalui penalti dari Neymar yang diperoleh Icardi di menit ke-85. Sedangkan Olympique Marseille hanya mampu memperkecil ketertinggalan di menit ke-89 melalui gol dari Dimitri Payet, namun hasil akhir tetap berpihak pada PSG.

Baca juga : Declan Rice Lebih Memilih Chelsea daripada MU

Source: Maxifoot, http://www.maxifoot.fr/football/article-46062.htm